Mengenai Saya

Foto saya
purwokerto, jawa tengah, Indonesia
terimakasih kawan,,karena kau,,sekarang aku bisa bahagia,,teruslah belajar apa yang bisa dan dapat kamu lakukan untuk kebahagiaanmu,,,jadilah sahabatku dan telusuri diriku,,,semoga ini bisa menjadikan kita untuk bisa saling berbagi,,,thank,,,

Rabu, 14 Maret 2012

MY LOVE (just me) PART1

                     SATU 

“Waah..cakep banget !! gila!!”teriakku histeris.aku tak tahu apa aku sedang bermimpi atau apa,yang jelas saat ini aku sedang memegang foto ican yang bagiku sangat menawan itu.
Yahh ican teman baiknya rangga.Rangga yang satu kampus dengan Ican kawan setianya yang selalu bareng hampir dimanapun mereka berada.pacar enny sahabat baikku di kelas 2-c ini.
Hmm…manis sekali ican ini.Ican adalah Basis dari salah satu Band yang mereka dirikan 3 tahun silam yang diberi nama ‘EXOS’ sekarang namanya sudah  dari aku terus memandangi fotonya yang sedang duduk di sebuah batu besar dengan kaos putih dan jaket krem’nya,sambil memasukan ke dua tangannya ke saku jeans pensilnya.bahkan saat pelajaran fisika tadi aku masih terus memandangi foto itu sampai si hitam enny merampasnya dari tanganku dan berjanji akan membuangnya kalao aku masih terus melihat foto itu,yang katanya sudah membuatku gila.
 “ iya-iya gu simpen deh,tapi kmbalikan ke gue bentar dong,gue kan belum puas ngeliatinnya..” rengek ku pada enny.
Menjijikan sekali aku ini .tapi aku benar-benar mengaguminya..sungguh!!
Tapi bukan berarti aku jatuh cinta sama dia ,terus ngejar-ngejar dia loh..aku udah pernah bilang kan kalo aku benar-benar tak pantas jika aku kenal sama ican itu yang jelas-jelas berbeda sekali dari tampang dan kepribadian gue tentunya.
           *******************************
 Istirahat siang ,aku masih tetap di kelas.yogi pergi menemani enny beli obat pesanan ibunya ke apotek dekat sekolahan,dan ita tadi bilangnya sih mau keluar sama si black tazoz(sekedar nama panggilan)nggak tau kemana.ishak kulihat dia pergi kekantin sama ryan dan anak-anak yang lain. Hanya aku saja yang masih duduk di kelas.aku mencoba mambuka buku fisika milik ita yang ku pinjam tadi untuk menyalin pelajaran menulis kemarin yang belum ku selesaikan,aku memang sering telat menulis pelajaran dan bahkan bias sampei kelupaan menyalinnya.yahh..apalagi kalo bukan males.alasan lain juga bisa di jadikan alas an karena aku sekertaris di kelas dan setiap kali menulis pelajaran menulis aku yang selalu menulisnya di papan tulis itulah yang sering membuatku terlambat menulisnya.aahh..tapi untuk kali ini aku telat menulis pelajaran tadi pagi karena sibuk membahas tentang ican dan fotonya yang membuatku sudah buta dan lupa segalanya itu,,
“Aaaarrggghhh..!!! lagi-lagi  ican. Aku bisa benar benar gila karena dia....” gerutuku
 “apa..PR latihan..??” seruku kaget.  Sialan . ternyata bu Hesti meninggalkan PR latihan soal sebanyak 5 buah dan aku bahkan tidak menyadarinya kalau ada PR seperti itu.
 Aku menutup buku fisika ku,mengambil pensil sekalian penghapusnya lalu berjalan menuju kelas 2-a. yah,seperti biasa andhika lah satu-satunya malaikat untuk soal-soal yang benar-benar tak ku mengerti
 Tunggu!! Aku sepertinya mengingat sesuatu.ohh..benar sekalikenapa aku mesti berjalan ke kelas 2-a dan mencari andhika lagi..?? aku baru sadar bahwa lusa kemaren aku baru saja putus sama dhika.tak mungkin kalau aku masih meminta bantuanya lagi.muka tembok banget kalau aku masih mencarinya
Aku tertunduk dan memandang sedih buku fisika ku. Lalu berbalik menuju kelas ku kembali Tapi 
“oohh..!! “aku tersentak setengah mati  “Andikaa,,??”
Andhika sudah berdiri persis di hadapanku
 “mau kemana..??” Tanya dia sambil melihat buku fisikaku kemudian mengambilnya dari tanganku,lalu berjalan ke kelasnya sambil menarik tanganku
 “ nih..udah selesai” katanya lalu nyengir sambil menutup buku nya yang baru saja ia salin ke buku ku.untung saja PR itu sama persis seperti yang sudah di kerjakan kelas 2-a kemaren,jadi andhika tak perlu ikut pusing lagi menjabarkanya.
Aku masih menatap heran dhika,kenapa dhika terlihat seperti tak ada apa-apa saja di antara kita setelah pemutusan itu.
 Aku benar-benar tak tahu diri,atau otakku terlalu lambat untuk berpikir..kenapa akutak menolaknya saja dari tadi..!!

***********************************************

 Aku berjalan menuju rumah bude yang bersebrangan dengan jalan raya yang kurang lebih berjarak 500 meter dari rumahku untuk menunggu enny.tadi, sepulang dari sekolah enny berjanji akan menjemputku sekitar pukul 3.00 sore.
 Kami sudah janjian dengan rangga dan teman-teman lainnya yang tentu saja dengan ican pula. Hmmm…benar benar tak bisa di bayangkan lagi.Entah bagaimana aku saat ini,yang jelas senang sudah pasti aku rasakan saat ini juga. . .

  Oohh…ternyata begini cara mereka bergaul.sekarang kami sudah berada di kedai ayam bakar bersama Enny,Rangga,Ican dan empat orang lain yang juga teman teman mereka.kami ber tujuh empat cowok dngan tiga cewek termasuk aku sedang duduk menunggu porsi ayam bakar datang sambil tertawa dengan gurauan mereka yang begitu menyenangkan.
 Aku sempat menangkap pandangan ican yang mengarah padaku beberapa kali,dan dia langsung terlihat mengalihkan pandanganya saat kumelihatnya.aku ingin tertawa saja sepertinya.Tapi kali ini tidak Dian semakin berani menatapku tanpa teman teman lainya menyadarinya,bahkan aku sama sekali tak menyangka kalau dia bakalan bertanya padaku
 “ kok nggak di makan sih Mey..nggak doyan yaa..?? “ kata kata Ican membuatku tak bisa berkutik. Yapp!! Tentu saja pertanyaan itu membuat semua mata tertuju ke arahku dan memandang kami berdua suasana diam menjadi ramai seketika,dan kulihat mereka lucu lucu sekali.dan setelah itu aku tak mendengar lagi Ican berkata atau bertanya padaku lagi bahkan aku sudah tak lagi melihat lirikan dia yang sebenarnya aku sangat mengharapkanya.
 Aku baru tahu barusan kalau ternyata undangan makan malam kali ini ternyata Ican yang bayarin semuanya.ohhh..aku tak heran lagi kalau tadi Ican  bertanya seperti itu padaku
  Tidak..!! Aku bahkan tak mempercayai semua ini Rencana yang sudah ku siapkan matang matang dari kemarin untuk semaksimal mungkin untuk dapat bercanda dengan Ican gagal total.Bahkan Ican sama sekali tak menemaniku atau bertanya lagi padaku.Malah dia terlihat asyik sekali ngobrol dan tertawa bersama Shanty teman kampusnya tanpa mempedulikan aku atau Enny lagi.
Aku mendengus kesal “kalau tau kejadianya bakal kaya gini,mending aku tolak saja dari dulu!! “
 Aku ingin pulang saja..!! Eny.!! Di mana dia sih! Aku mendengus kesal sambil berusaha mencari si hitam Eny.ngga terlalu hitam sih sebenernya
 Sialan!! Tentu saja dia sedang bermesraan sama rangga.
ARRRGGHH!! Aku benci semua ini..!!
************************
  Pagi ini aku benar benar tidak menawarkan senyum sedikitpun pada Enny.biarkan saja dia terus-terusan merayuku untuk tertawa.Asal tahu saja aku paling sebal banget kalau aku sampai di cuekin seperti kejadian semalam itu. sepertinya Yogi tertarik dengan cerita Enny yang baru saja menceritakan tentang hal cemberutnya aku saat ini dan Yogi malah ikut tertawa dan mulai meledek ku sambil menjejariku..Dasar kalian itu teman macam apa kalian.Aku berjanji bakalan ngetawain balik kalian kalau saja suatu saat aku mendengar cerita kalian yang menyedihkan seperti aku kemarin
   Knapa sih hari ini aku tertimpa sial terus,Bukan hari ini tapi dari kemarin.Bahkan saat ini aku benar benar tak menemukan satu orangpun untuk di ajak bicara.Tega sekali teman teman ku..Di saat aku malang seperti ini bahkan tak ada seorangpun yang menghibur.Langkahku tiba-tiba saja berhenti tepat di depan pintu ruang BP
 Yah,,harapan satu satunya adalah Pak Firdaus guru BP dan sekaligus kepala dari perguruan pencak silat di sekolahan ini yang sudah pasti banyak di gandrungi banyak murid-murid di sini karena ketampanan dan gaya eksotisnya.Aku sempat tersenyum dan dan berjanji akan menceritakan semua kesialanku padanya tanpa sisa lagi.
Lagi lagi sial,aku bahkan tak menemukan batang hidungnya sekalipun setelah aku mengetuk dan membuka pintu ruangan itu.Expresi senyumku langsung berubah seketika setelah melihat ruangan yang kosong ini.aku mendengus kesal lalu keluar melanjutkan langkah ku yang bahkan aku tak sadar apa aku sedang berjalan atau melayang dan Aaahh…..
 Tuhan!! Kesialan apa lagi ini,aku menabrak seseorang dan aku terjatuh.aku mendongakan kepalaku ..Andhika.. !!!
 Dan entah apakah ini keberuntunganku apa kesialanku selanjutnya yang jelas sekarang aku duduk di teras depan kelas 3IPS2 sebelah ruang BP.tepat di sebelah aku terjatuh tadi karena Dhika segera menuntunku ke tepian kelas
 “ lo kenapa si lesu banget gitu..?? sakit?? “ Tanya Dhika keheranan sambil memandangi raut muka ku
“ lagi ada masalah..?? “ lanjutnya
Aku hanya menggeleng
 “ terus..?? “ Tanya dhika lagi
 “ tepatnya lagi ketiban sial terus “ kataku datar
 Dhika sempat tertawa kecil setelah aku menceritakan sederet kesialanku yang ku alami sejak kemarin.Beruntung aku masih punya seseoang seperti Dhika.Aku sempat menyesali betapa bodohnya aku kenapa dulu aku memutuskanya hanya karena kecemburuanku yang tak masuk akal.Dasar bodoh !!
Oh tidak!! Aku baru menyadarinya bahwa dhika ternyata sudah memotong rambutnya.Dia terlihat lebih imut dan tampan dengan rambut pendeknya yang sengaja di buat seperti acak acakan dan berdiri. Tuhan..kenapa dhika jadi berubah lebih cakep dn keren sekali setelah aku memutuskanya..
 Aaahh…aku mendesah lagi,sepertinya Dhika masih heran padaku
   
                **********
 “ Pijitin dong yah punggungku..pada pegel semua “ rengek ku sambil menjatuhkan badanku di sofa dekat ayah. Sekarang aku yang minta giliran pijit,setelah tadi adik kecilku affan meminta ayah untuk memijitnya.
Ahh..ayah emang jago banget mijit pantas saja banyak teman-teman ayah yang tak sungkan sering meminta bantuan pijit pada ayah.
Nyaman sekali pijatan ayah .sekilas bisa membuat punggungku terasa ringan kembali setelah tadi terasa seperti sedang memikul beton seukuran gajah
 “ Makanya pulang sekolah istirahat yang cukup,jangan keluyuran terus “
Aku merasakan bakal terjadi sesuatu setelah ibu angkat bicara tadi.
 Ternyata benar, ibu langsung cepat menanggapinya. Aku jadi tak bernafsu lagi nonton film kesukaanku di TV. Untung ayah sudah selesai mijit.Aku cepat meninggalkan ocehan ibu, karna kalau tidak aku pasti bakalan kena marah lagi akibat aku sering pergi keluar bersama teman-temanku.
Bosan sekali rasanya kalo sudah kena marah ibu.Aku berhambur ke luar tanpa mempedulikan kata kata ibu.
 “ Meli..!! kamu ini,kalo orang tua ngomong di dengerin dong. “ kata ibu yang dari tadi sudah sewot
  Aku benci rumah ini,,!! Benci..!! benci..!! 

             ***********

   Aku berjalan menuju gerbang sekolah tanpa semangat sekalipun.pikiranku masih kacau dengan ocehan ocehan yang selalu ibu katakan. Seperti tak tahu masalah anak muda saja.Pergi sedikit dilarang, mau ketemuan sama temen aja mesti ada teman yang nemenin.Untung saja ada Enny yang selalu pandai merayu Ibu. Coba kalau tidak,aku pasti sudah seperti anak kucing yang selalu di pingit kemana mana.
 Dari kejauhan aku melihat segerombolan anak anak di sekolah ini berdiri dengan was-was di depan pintu gerbang.Aku penasaran dengan apa yang terjadi di sana
Aku baru menyadarinya kalau hari ini pak Imam kepala sekolah di sini sedang berdiri tepat di depan pintu gerbang mengawasi para muridnya untuk memastikan apa mereka sudah memakai dasi,sabuk dengan warna hitam dengan baju di masukan rapi kedalam.
 Gawat!! Dasiku ketinggalan di rumah..aahh,kenapa juga masih pakai gasper putih.aku baru ingat kalau mulai sekarang sudah ada peraturan baru.Aku segera berbalik sebelum pak imam melihatku dan menyuruh untuk berjemur di lapangan.
 “Ada pemeriksaan di gerbang!! “ kataku pada yogi setelah aku mencegatnya
 “ hah..?? aduh gawat, dasi gue ketinggalan di laci kelas kemarin.!! “ katanya panik
 Tiba tiba saja Dhika datang dan yogi cepat memberitahunya. Dhika terlihat seperti sedang berpikir.aku sempat ingin tertawa membayangkan reaksi pak Imam saat melihat sabuk rantai yang di pakai Andhika saat ini
Tapi terlihat manis juga ia kenakan.cocok sekali,Dhika jadi terlihat lebih gagah dan imut.upss..hampis saja aku tak bisa mengontrol emosiku pada Dhika karena penampilanya saat ini yang memukau.
 “ gini aja yog.. “ kata Dhika seperti tak melihat diriku saja
 “ elo sekarang masuk duluan pake dasi gue,sabuk lo kan udah item.entar kalo lo udah selamat,lo lempar dasi sama sabuknya dari tembok pembatas belakang kantin “ lanjut Dhika
Yogi cepat meng ‘iya’kan kata-kata Dhika barusan,tapi yogi mengusulkan agar aku yang masuk lebih dulu.
 Akhirnya aku selamat melewati gerbang maut itu.
 “ kalian dimana..?? “kataku dari balik tembok pembatas
 “ udah lemparin ajah,keburu telat nih “ sahut yogi dari balik tembok
 Dan akhirnya semua selamat juga melewati gerbang bermata-mata pak kepsek itu. Untung saja di dalam sekolah ini hanya kepala sekolah saja yang sering mengawasi peraturan itu. Mungkin karena para guru di sini terlalu enggan menegur setiap murid yang bahkan hamper rata-rata tak mematuhi peraturan kelengkapan siswa itu sehingga di dalam kelas tak tak masalah lagi kalau tidak memakai dasi atau sabuk berwarna hitam asal tidak tersorot dari pandangan pak Imam saja
 Kegiatan melempar sabuk dan dasi itu adalah masa terindahku bersama Dhika dan Yogi. Yah,setidaknya ini menandakan kesetia kawanan dari mereka.bahkan setiap kali ada pemeriksaan seperti ini aku sering melihat mereka menungguku untuk memastikan apakah kami sudah siap memasuki gerbang bermata-mata itu dengan aman.
           
***********
  “ Sepi juga yah nggak ada si black “ kata Enny setelah beberapa menit tak ada lelucon lagi yang keluar di antara kami . Saat ini kami ber empat dengan yogi dan  Ryan sudah berada di kantin sedang menikmati bakso telor dan mie ayam kesukaan kami.
 “ iya nih,jadi ngebosenin banget nggak ada tukang gombalnya..emang dia pergi kemana sih..?” kataku yang juga ingin tahu
 “ katanya si mau nganter Ita pergi ke tukang foto copi,ngopi’in sejarah yang pesenan kita itu “ sahut yogi
 “ oohh “ balasku sambil mengangguk angguk
 Tunggu!! Sepertinya aku merasa ada sesuatu yang nggak beres dengan mereka
 “ eh, kalian pada nyadar nggak sih kalo si black sama ita sekarang kok jadi deket banget ya..?!“ kataku yang masih berpikir
 “ iya juga si,mereka akhir akhir ini sering banget ninggalin kita kita deh,kayak udah ngelupain kita kita ajah, “ balas Enny
 “ gue juga sempet mikir kayak gitu tadinya,tapi gue nggak enak ngomongnya sama kalian “ lanjut Ryan lalu melanjutkan menyantap mie ayam kesukaanya lagi
 “ wah,kita perlu penjelasan dari mereka nih..jangan-jangan…” kata Enny
 “ betul itu.kita perlu jawaban yang tegas dari mereka..” lanjut ku penuh semangat
 “ ya.kita tanya aja nanti kalo mereka kembali “ balas ryan
 “ hoy!!kayak yang kalian nggak tahu aja,mereka kan emang udah kaya gitu dari dulu “ sergah Yogi
 “ tapi ini beda lagi.. “
  “ iya beda banget tau,kita aja kalo butuh apa perlu bantuan si Black,paling juga dia cuman lemparin kuci motornya doang,kalo enggak juga paling nyuruh orang buat bantuin kita,iya nggak En?nggak kayak ke Ita deh kayaknya “ kataku meminta dukungan Enny
 “ lo bener Mey, kayaknya enggak deh..” sahut Enny
 “ ya kalo itu si beda.. “ kata Yogi enteng lalu menyeruput kembali es tehnya
 “ terus bedanya apa coba?kita sama sama temen deketnya,tapi kayaknya si Black ngga sebegitu perhatianya deh ke kita,nggak  kaya ke Ita..iya nggak Mey? “kata Enny tak mau kalah
 “ iya tuh,dia nggak pernah kaya gitu ke kita “ jawabku
 “ya kan kalian masing masing udah ada,Elo udah ada Rangga.. “ balas Yogi seperti tak mau kalah juga
 “ nah,coba gue?gue kan sama juga kaya Ita..tapi perhatiannya nggak sama kayanya deh sama Ita “ balasku
 “ dulu kan lo ada Dhika yang perhatiin,Bahkan sampai sekarang juga masih kan“ kata Yogi lagi yang tetep tak mau kalah
 “maksud lo..? “ tanyaku
 “ngga ada. ..udah lah ngapain juga  di bahas masalah kayak gituan,,lagian kalo emang mereka pacaran emang kita mau ngelarang..? “ kata Yogi
 “ bukannya kaya gitu,harusnya sebagai temen,setidaknya kita juga perlu tahu kan? “kata Enny
 “kali aja mereka masih malu “ balas Rian seperti tak mempedulikanya lagi.

                ***************
 Pelajaran ke tujuh atau lebih tepatnya jam pelajaran terakhir adalah mata pelajaran Sejarah.Ah,lagi lagi mesti ada ulangan harian.Rasanya otakku sudah hamper mau pecah saja.terang saja,dari pagi sampai sekarang sudah penuh terisi sesak oleh semua mata pelajaran hari ini.harusnya pelajaran terakhir itu di isi penerangan atau sebangsanyalah untuk melepaskan saraf saraf yang sejak pagi sudah menegang.
 Untung saja guru itu segera pergi setelah menulis sepuluh soal di papan tulis. Aku jadi tak perlu sibuk lagi untuk berpikir.Aku menjatuhkan kepalaku di atas meja untuk tidur beberapa saat,sementara yang lain sibuk berkicau masing masing memanfaatkan waktu selama ditinggal bu Desi guru sejarah itu.
 “eh,lo bener juga Mey..liat tuh ita sama black,kayaknya mereka lagi asyik berdua mbahasin sesuatu “ kata Enny yang terus memperhatikan mereka.Aku bahkan membiarkan Enny berceloteh sendiri tentang gerak gerik Ita dan Black di meja pojok belakang.aku sudah benar benar mengantuk,ku berikan buku sejarahku pada Enny dan berpesan padanya sebelum aku tertidur dengan sendirinya
 “ jangan lupa tulisin jawabanya di buku gue,gue udah kaya mau pingsan nii.. “ kataku lemas. Aku sempat mendengar Enny mendengus dan memarahiku.Tapi selanjutnya aku tak tahu lagi apa yang ia katakana padaku
  “ hah pulang!!?? “ seruku setelah Enny berteriak dan mengguncang guncangkan pundak ku dan memuncratkan sederet omelan nya padaku yang tentu saja aku hanya tertawa sambil mendengarkanya saja
 “ Horee..!! akhirnya pulang juga “
  
         *****************

CINTA SEORANG SAHABAT SAJA

kau masih sama...
dan aku sangat terharu melihatmu hari ini..
kau terlihat lebih kurus..dengan senyum yang sama..
dulu aku kira, kau sudah tak mau menyapaku lagi setelah ku utarakan
 kalau saat itu bosku sangat tidak menyukai kalau aku begitu sangat mudah sekali jatuh cinta,dan selalu menghalangiku saat aku mengenal sesosok lelaki yang tak seluruhnya aku kenal kepribadiannya
Aku sangat terharu hari ini,kau masih terlihgat sama,tanpa regu lagi untuk menyapaku,,walau itu dari jarak yang sangat jauh..
sungguh aku tak punya sebuah nyali apa2 untuk bisa mendekat denganmu lagi..
aku malu akan kata-kataku tempo dulu yang sudah membuatmu tertunduk saat itu juga..
aku hanya mampu memandangmu dari jauh,yang sudah pasti membuat hatiku tergoyah lagi..
dan saat tatapan itu bertemu dari jarak yang jauh pula hatiku serasa tercabik2..
ternyata kau masih sama,dan tetap manis
ingin aku berlari untuk menggapaimu kembali,tapi tak mungkin..
dan kaupun tau alasan itu..
aku hanya mampu membiarkan mata kita saling menatap tanpa ada yang mengerti tentang arti semua itu..
Tuhan...kenapa aku harus bertemu lagi dengannya di saat aku sedang melupakanya..
saat yang mengharukan adalah saat aku sedang berdiri sendiri tanpa ada yang menemani,,tiba2 kau datang dengan senyuman yang selalu sama..kau kemas beberapa kertas sampah yang sedang ku pegan di tangan dan berlari membuangnya..
saat kembali ku lihat kau membawa sebotol minuman ringan,serta kembali membawa senyum yang selalu aku rindu..
aku tak mengerti..kenapa kau sengaja memakai baju hitam itu..baju yang selalu aku suka saat kau datang menemuiku..
.yang pada kenyataanya,semua teman2 kamu yang lainya aku lihat semua berseragam dalam melakukan pekerjaanya..kenapa hanya kamu yang memakai kaos hitam kesukaanku..???
oh..tuhann.....
saat ini bayang2nya terus hadir kembali,dengan tatapan jauh dari'nya yang masih tetap sama seperti dahulu..
Apakah aku harus berusaha lagi untuk melupakanya..???
Kenapa kita di pertemukan dalam situasi yang tak aku mengerti....
Dan kenapa juga kau ada disana..??/
andai aku tahu...aku pasti memilih untuk tidak hadir saja..
SEMUA INI MEMBUNUHKU..!!!!
    dan..saat ini kau juga berani menelpon ku kembali..
  hupff......!!!!!!!!!!!!
SIA-SIA SEMUA PERJUANGANKU...

MY LOVE MY JAKARTA

Ini adalah pengalaman pertamaku menginjakan kaki di kota yang katanya metropolitan alias Jakarta.oh god..!!aku hampir saja dibuat gila oleh keramaian kota ini.jelas saja aku begitu ketakutan waktu tiba di terminal yang bertuliskan “pulogadung” haha.. cupu banget waktu itu.Lalu aku duduk sebentar sambil mengirimkan pesan singkat pada temanku yang katanya bakalan jemput aku sesampainya aku di Jakarta.Tiba-tiba saja aku tersentak saat seseorang berlari sambil menggondol tas jinjingku,
 “Tasku,,!!copet…!!!” teriakku sambil berusaha mengejar orang itu.orang-orang di sekitarku juga ikut mengejar dan menteriaki pencopet itu,tapi sial,pencopet itu ternyata punya keahlian lari yang luar biasa cepatnya dan entah menghilang cepat sekali lenyap di mana rimbanya oleh suasana pagi buta itu,aku juga sempat di kerumuni orang-orang sekitar yang melihat kejadian itu,beberapa orang seperti ibu-ibu berusaha menenangkanku dan akhirnya aku hanya bias bengong mirip orang gila.mungkin emang aku sudah jadi gila,tapi tidak,aku masih ingat siapa aku,ayah dan ibuku.aku juga nggak ketawa-ketawa sendiri kan?orang-orang di sekelilingku hanya bias memandangku penuh iba lalu beberapa berkata sambil menepuk pundaku
 “yang sabar aja ya mbak,mungkin itu bukan rejeki mbak” ingin gua tonjok itu orang yang ngomong,nggak tau apa kalo di dalam isinya barang-barang berhargaku.Gimana bisa sabarr..!!
 Untungnya ada seorang pemuda yang tiba-tiba saja menolongku dan membantuku mengurus ini dan itu setelah aku melapor pada polisi.dan dia akhirnya terpaksa membawaku ke tempat kos-kosanya sambil membawa ranselku yang tersisa  setelah melihat keadaanku yang benar-benar sudah tak tahu arah ini.ohh..malangnya
  Dari sinilah aku mengenal dia.Namanya Orion dia baik tapi sayang orangnya jutek.cakep si cakep tapi galaknya minta ampun.kalo aku nanya yang macem-macem dia langsung damprat habis aku.dia juga jarang dirumah
  Seminggu sudah aku tinggal di kos-kosanya Rion,tapi suer aku nggak tau jelas gimana pribadinya karena dia melarangku menanyakan hal yang menyangkut tentang dirinya.dia selalu pulang sampai larut malam dan entah apa yang dilakukanya di luar sana,saat belanjapun dia tak pernah mengajakku tapi dia tahu semua kebutuhanku dan memenuhi semua kebutuhan pribadiku tanpa aku harus bilang sekalipun.dia sangat tertutup padaku dan kalau bicarapun paling Cuma mengenai hasil lamaran pekerjaanku.karena dia yang membantuku mencari pekerjaan.DASAR MANUSIA ANEH!
 Aku sebenernya menderita banget tinggal di sini,aku ingin kabur saja,Rion selalu memarahiku tanpa alas an.Aku selalu berusaha menuruti apa keinginanya,aku juga membantu pekerjaan rumah dia tapi malah dia tambah marah,aku juga tidak boleh menyentuh benda apapun miliknya ataupun peralatan yang dia miliki,arghh!!aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan.Tiap hari kerjaanku hanya makan dan tidur,kalau sudah malam aku menunggu Rion pulang untuk bukain pintu buat dia.Dia seperti menyandera ku,aku benar-benar nggak diijinin keluar sama sekali selama Dia tidak ada di rumah.Dan itu berjalan selama dua minggu sampa dia akhirnya memberitahukan bahwa aku di terima di salah satu counter hp di salah satu mall ternama di Jakarta ini.aku senang sekali mendengar berita itu dan berjingkrakan saking senangnya sampai-sampai Rion membentakku dan memakiku gila.ahh sebodo,,yang penting hari ini aku benar-benar senang mendengar kabar bahagia ini,,
”HORE…!!” teriakku histeris
“lo mau nggak tidur,ato mau tidur di counter besok,ni udah jam berapa?!!” katanya tanpa melihat kearahku. Uuughh,,,nggak tau apa kalau aku lagi seneng
 “gue lagi seneng tau,akhirnya gue dapet kerjaan juga.hehe” jawabku masih dengan expresi senangku.Rion terus memandangi notebook nya tanpa mempedulikan kata-kataku barusan
 “nanti gue nggak bakal nyusahin elo lagi deh ri,tenang aja..”kataku lagi
 “elo rasain dulu gimana rasanya kerja,baru lo bilang seneng,itupun kalo elo seneng”balasnya sinis tanpa mengalihkan pandanganya dari notebook nya
 “Gue tau kerja emang susah,capek,tapi itu udah jadi tujuan gue kesini,gara-gara tujuan itu jug ague jad—“
 “lo mau tidur atau mau bangun kesiangan besok!Terserah..! gue nggak tanggung jawab!” serobotnya sambil menutup notebook nya lalu berhambur keluar kamar setelah menjinjing selimutnya.Seperrti biasa Rion tidur di sofa depan,karena aku yang menempati ranjangnya semenjak aku datang

  “ lo mau tidur sampai jam berapa lo!! Mataku terbelakak setelah mendengar suara kerasnya  ,
My God….!!! Lagi-lagi aku kesiangan.Aku malu sekali Bahkan di hari pertama kerjaku aku masih saja kesiangan.hu’ugh!!

“gimana bisa kerja lo kalo tiap hari bangun jam 7 !” katanya sambil mengendarai motor sport nya mengantarku ke tempat kerja
“iya-iya sory..besok gue bakal bangun jam 6 deh”
“harusnya jam 5 tau,dasar cebong “gerutunya .aku hanya tersenyum dari balik punggungnya
Sesampainya di counter aku melihat Rion berbincang sebentr dengan pemilik counter itu.Aku dapat melihat raut kecemasan di wajah rion saat akan pergi meninggalkanku kerja di sini
“kasih tau gue kalo elo ada apa-apa”katanya sambil melempar sebuah ponsel ke arahku
“jangan lupa kalau pulang kasih tau gue” katanya lalu berbalik menuju pintu kaca counter itu
“iya iya pasti gue bakal lapor ke elo saat gue pulang nanti “ jawabku sambil tersenyum simpul menganternya sampai ke tempat parkir di samping pintu counter dimana motor sportnya bertengger di sana
 “hati-hati kerjanya”
“ oke boss..”

*******

 Aku tak akan pernah melupakan hari ini. Yah,disini lah hari pertamaku di mulai,di kota metropolitan ini.aku sangat menyukai pekerjaanku ini,ternyata pekerjaanku ini menyenangkan sekali.aku hanya duduk di samping evan si pemilik counter itu melayani tamu tamu yang datang dan memperhatikan cara kerja evan berkomunikasi melayani para pelanggannya.Evan si pemilik counter itu selalu ada di sampingku,mengajariku berbagai cara dalam pelayanan jual beli HP,Pulsa dan barang lain yang tentu saja harus aku pelajari terlebih dahulu.berbagai macam modul buku dan situs situs penting lainnya,dan mengenai jenis merek,serta tata cara pemasaranya pun aku harus belajar dan harus cepat menangkapnya agar laju counter tetap bertahan dan selalu mendapat info lebih cepat serta dapat memuaskan pelanggan.hupff…melelahkan sekali rasanya,tapi aku menikmatinya.Tak terasa waktu menunjukan pukul 19.00 waktunya aku pulang.Ku tolak tawaran Evan untuk mengantarku pulang dengan alas an
“ gue bisa pulang sendiri kok,tempat kost gue nggak jauh dari sini” kataku
 “ bener? Awaslo kalo sampe nyasar,gue nggak tanggung jawab nanti “
  “iya “ kataku pasti
Akupun berjalan melewati jalur yang pagi tadi ku lewati bersama Rion dan aku melihat Bus yang sama persis seperti yang setiap saat lewat di jalan besar dekat kost-kostan Rion lalu aku mencoba naik bus itu.tapi saat bus sedang berbelok aku baru sadar kalau ternyata aku sudah terlalu jauh nyasar aku mencoba bertanya pada sopir busnya dan ternyata memang bus ini bukan jurusannya..
Aku segera turun,dan saat aku menyeberang jalan berniat mencari bus atau angkutan yang menuju kampong rambutan Hp rion bordering aku tahu aku tahu Rion akan segera melahapku dalam hitungan detik
 “ kamu dimana ?!! “ suaranya yang tanpa aku loudspeakerpun sudah bisa mendengarnya dari jarak satu jengkal,padahal aku belum sempat menyapa ‘halo’padanya
Aku segera memberitahunya setelah aku menanyakan tempat dimana aku sedang berpijak saat ini kepada salah seorang yang berjalan di sampingku.
Setelah menunggu sekitar Satu setengah jam. akhirnya Orion datang.
  “ lo budeg apa bego si?! Gue udah bilang kan waktunya lo pulang lo kasih tau gue!” aku langsung kena damprat sebelum aku sempat melihat dia
 “gue..gue Cuma ..nggak mau nyusahin lo aja “
 “trus kalo nyasar gini,apa itu namanya ngga nambah nyusahin gue!!”bentaknya
 “sory deh,sory..nah lo kenapa ngga mbiarin gue nyasar aja sekalian?ngapain juga lo datang kalo cuman mau marahin gue kayak gini.apa gunanya juga lo datang kesini?! Bukanyya lo benci sama gue?ngapain juga lo mesti peduliin gue disini!” aku sudah tidak bisa lagi menahan emosiku .aku menghempaskan napas,lalu berbalik meninggalkan Rion.Aku sudah tidak tau lagi bagaimana melampiaskan amarahku saat ini.
 “Eh cebong, kalo gue biarin lo nyasar sekalian,trus siapa yang nanti bukain pintu buat gue?! Gue peduli sama lo kenapa harusnya lo nyadar,lo disini mau tinggal di mana?! “ teriaknya .pengen gue gampar cowok ini.aku benci Rion!! Benci! Benci!!
 Tanpa sadar aku melempar kunci kamar yang sudah Rion percayakan padaku.
“ heh,lo mau kemana lo?! “ kata Rion sambil berusaha mencekal tangan ku
 “ kenapa mesti peduli,gue kan bukan siapa-siapa lo “ balasku .Orion tak menjawab malah justru menarik paksa tanganku
 “ naik! “ tanpa mengalihkan pandangannya ke depan setelah menyalakan mesin motornya lalu melaju dengan kecepatan kencang setelah beberapa kali menggeber geberkan gas member isyarat agar aku cepat naik.
 Dan sejak itu Rion selalu mengantar dan menjemputku kembali saat bekerja.Aku bukan siapa-siapanya Orion tapi dia benar-benar memperlakukanku dengan baik seLayaknya wanita.walau dia galak sama aku,tapi perhatiannya terlihat sangat jelas di mataku.hanya saja dia masih tertutup padaku,pekerjaan diapun aku tidak tahu dia hanya bilang service mesin.aku juga pernah di marahinya hanya karena tak sengaja membuka sebuah buku tebal yang berjudul ‘principles of financial accounting’ yang ku temukan di balik ranjangku pada suatu malam.dan sejak itu pula semua buku-buku nya selalu dia simpan rapi di lemarinya yang dia kunci rapat.
 Aku heran,dia kerja sebagai service mesin,tapi setiap kali dia berangkat kerja bersamaku,dia selalu membawa ransel besar yang berisi laptop beserta buku-buku jumbonya.benar-benar cowok aneh bin misterius.ahh..bodo amat,beda kerja,beda pula barang yang di bawa.emang gue peduli sama cowok galak,,dia kan cowok aneh
  Suatu hari aku di vonis demam oleh dokter karena semalam kehujanan saat pulang kerja,karena Rion tidak membawa jas hujan.dan paginya aku benar-benar tidak sanggup untuk bangun,kepalaku pusing berat sekali rasanya untuk bangun.Rion bilang mukaku pucat sekali Dia panik lalu  membawaku pergi ke dokter.3 hari aku tidak masuk kerja,di hari pertama Orion juga terpaksa absen kerja untuk merawatku.tapi hari berikutnya ku suruh dia untuk berangkat karena aku tak mau terus-terusan jadi beban dia dengan alasan
“gue nggak papa kok,skarang udah baikan lagi” kataku meyakinkan walau kenyataan aku masih benar-benar belum pulih benar.
 “bener?” kata Orion tak yakin
 “suer !!” jawabku memastikanya.  Dan Roin pun berangkat kerja,tapi siang hari dia selalu balik ke kos-kosan nengok keadaanku walaupun hanya setengah jam saja.
 Tiba-tiba saja aku mendengar lagu milik usher yang kuyakini berasal dari ponsel Orion.ternyata benar,siang itu Orion lupa membawa ponselnya ,dia meninggalkanya di meja makan saat membuatkan jus untukku.Seseorang memanggilnya,dia cewek,cantik sekali,aku dapat melihatnya saat ponsel berbunyi
 “halo..” sapaku lirih
 “halo,ini siapa?Rion nya mana?”sahutnya dari dalam ponsel
 “Rion..tadi dia sudah pergi”
 “loh,emang dia kemana?bukanya hari ini masih ada kelas?!ini siapa sih, halo..gue mau ngomong sama Roin”
 “dia udah nggak ada”lalu segera kuputuskan teleponnya.aku tak mempedulikanya lagi saat dia berusaha menelfon berulang kali.Sial! kalau tau begini aku nggak bakal angkat teleponya.aku yakin Rion pasti bakal bunuh aku saat pulang nanti.Lalu saat rion pulang aku langsung menyerahkan ponselnya sebelum dia menanyakanya.
 “Hp elo,sory,tadi gue angkat satu telpon dari cewek” kataku dengan sedikit takut.Orion tak menjawab dia juga tidak memarahiku.ku lihat dia langsung menelpon seseorang dan sepertinya mereka bertengkar.
  Suatu minggu sore sepulang aku di ajak Orion nonton setelah beberapa hari kami berdamai ,kami di kagetkan dengan seorang cewek yang berdiri di depan kos-kosanya Rion.dia langsung berjalan penuh emosi ke arah kami dan melayangkan tangan ke arahku.
 “Dasar cewek mura—“
 “jaga mulut lo !!” sambar Orion sambil menangkap tangan perempuan itu yang hampir saja mendarat di pipiku
 “Ooh,jadi ini alasan elo sibuk sampe lo nggak bisa nemuin gue !” cetus cewek itu
 “bagus ya,hebat bener lo bisa-bisanya naklukin Rion dari gue!” matanya sebesar bola bekel sudah melotot ke arahku
  Aku sama sekali tidak mengerti semua ini
“elo nggak usah bawa-bawa dia!dia nggak ngerti apa-apa.ini urusan kita!”Rion menatap tajam cewek itu.mereka bertengkar,aku hanya bisa diam tanpa berbicara apapun karena aku benar-benar tak mengerti semua ini
 “jadi mau elo apa sekarang! “tegas Orion pada cewek itu
 “kita putus !!” teriak cewek itu.reflek aku segera menatap mereka bergantian. Jadi…
 “emang lo anggep gue apa?bukanya kita udah putus dari dulu “ kasar sekali kedengaranya kata-kata mereka,aku sendiri sampai di buat takut mendengarnya
 “gue benci elo..!” teriaknya dan sebuah tamparan hebat mendarat di pipi Orion sebelum cewek itu pergi meninggalkan kami.
 Tragis!!aku merasa bersalah sekali dalam hal ini.berulang kali aku minta maaf sama Orion tapi dia selalu menolaknya
 “Ini bukan salah lo,gue yang harusnya minta maaf ke elo,gara-gara gue,lo jadi kena damprat sama dia “katanya lemas.akhirnya Rion menceritakan semuanya padaku tentang dirinya.sebenarnya cewek yang tadi itu adalah Lulu dia adalah cewek favorit dan mungkin tercantik di kampusnya,karena Lulu juga Orion jadi banyak di musuhi oleh orang-orang yang berusaha mendapatkanya terutama si Reno master dari geng besar di kampusnya yang membuatnya risih dan sering mendapat ancaman
 “gue sebenarnya berteman sama Lulu,tapi gue nggak tau dia nganggep gue apa.dia manja banget.dia sendiri yang bilang kalo gue itu pacar dia,sejak itu gue jadi sering dapet anceman karena dekat dengannya,makanya gue risi,lagian gue nggak suka-suka amat sama dia “ aku tersenyum sendiri mendengar pengakuanya
 “ kenapa?dia kan cantik”
 “karena itu,dia udah mirip kaya kucing angora yang kerjanya dandan dan manja banget.gue paling nggak suka sama cewek kaya gitu,gue suka cewek yang mandiri dan nggak manja-manja amat “katanya dengan sedikit canggung
 Sejak itu Orion jadi sering curhat padaku tentang dirinya,masalahnya bahkan sampai masalah keluarganya yang berantakan sampai-sampai Rion menangis di untuk pertama kali nya di hadapanku.sikap dia berbalik 180o dari sebelumnya.suer!!dia skarang jadi baik banget sama aku,ternyata Rion bukan srigala galak seperti yang aku kenal.dia baik sekali sangat-sangat baik
  Sekarang aku sudah mendapatkan kamar kost sendiri dari gaji ku sendiri,ponsel dari Orion pun sudah kukembalikan.tapi Rion masih tetap tak pernah absen untuk mengantar-jemputku kerja kecuali saat dia lagi sibuk.evan si pemilik counter itu juga tak percaya kalau kami ini hanya sebatas sahabat
  Malam itu kamis 16 september Orion datang malam-malam sekali ke tempatku
 Aku sempat di buat kaget karena tak biasa-biasanya dia datang selarut ini
 “hai..dev “culun sekali kelihatanya saat tersenyum kepadaku.lalu setangkai rose putih tiba-tiba saja berada di depan mataku diiringi senyum khasnya
  “Apaan !?”tanyaku kebingungan
 “Happy birthday..”serunya sambil mengacak rambutku
 “Apa keinginan lo?” Tanya nya setelah aku meniup lilin dari kue yang dia bawa
 “Keinginan gue,,emm,,apa ya,,,yang pasti ada deeh,,.”
 Rion tertawa padaku.aku melihat kebahagiaan di wajahnya.malam ini Orion terlihat cakep.cakep sekali,dengan model rambut barunya tentunya
 “Emm,,dev..boleh nggak gue ngomong sesuatu ke elo” katanya ragu-ragu
 “ngomong aja”jawabku sambil menilang-nilang bunga yang barusan rion bawa
 “Gue..gue saying elo “ katanya sedikit tegang
 “Gue pengen jadi pacar lo.gue nggak mau jauhan sama elo”
 WHAT!!? Rion kasih gelang silver ke aku dan langsung memakaikanya di tanganku.gelang yang sama persis seperti yang selalu dia pakai tiap saat.ternyata dia membuatkan pasanganya untukku.dan sejak saat itu juga aku resmi menjadi kekasihnya.selama aku jalan sama Orion Sumpah!!hidupku menjadi semakin berwarna dengan kehadirannya dan kejutan-kejutan kecil yang selalu dia tunjukan padaku.
 Waktu terasa cepat sekali berlalu,tak terasa dua tahun sudah aku berpacaran dengan Rion,dia adalah menu utama dalam hidupku yang membuatku terus tersenyum menjalani pahitnya kehidupan yang sesungguhnya.aku merasa bahagia dengan keterbatasan yang aku miliki saat ini.semua karena Orion,dialah yang membuatku semangat menjalani hidup sebagai insan di dunia
 Tapi bagaimanapun juga rasa manis pasti akan ada pahit nya juga.seusai kelulusanya kamipun harus berpisah karena aku tak ingin menghalangi cita-citanya untuk belajar lebih dalam lagi ke negri kincir angin sana.semalam penuh aku menangis dalam pelukan Orion.ada rasa takut yang menyelimuti hatiku.aku takut dengan kepergianya akan meninggalkan pula cintanya
 “ya enggak lah,,gue bakal tetep jadi diri gue selamanya,nggak akan pernah berubah” katanya meyakinkanku
  Janji di malam bulan sabit itu hingga kini masih terngiang jelas dalam ingatanku
 “Aku,Orion astareza,berjanji nggak akan melupakan gadisku di tanggal 16 september.Padamu bulan,,tolong hukum aku jika aku berbuat khilaf di masa nanti pada gadisku “
 “aku,,deva septiana berharap bulan mau mendengar kata-kata kami di malam ini”

  Dan Sejak perpisahan malam itu aku merasa sebagian hidupku hilang.rasa rindu yang menggebu selalu menjadi musuh utamaku.aku lemah tanpa Orion di sampingku.aku tak tau sampai kapan aku akan tenggelam dalam kerinduan ini.aku bersyukur karena komunikasi masih berjalan dengan lancer setiap hari,Orion masih tetap setia membangunkanku dan menyapa ku setiap pagi,walau hanya sepenggal tulisan yang kudapat.entah Via message atau email inbox yang membuatku tetep semangat menjalani kehampaan ini.tapi bagaimanapun juga terasa sakit menjalani hubungan tanpa pertemuan,dan aku juga tak bisa hidup terus-terusan di lingkungan yang menyimpan banyak kanangan-kenanganku bersama Rion.Kuputuskan untuk pergi ke luar negri saja setelan aku mendapat tawaran dari tetangga dan teman temanku di kampong untuk pergi bersama lalu kusampaikan niatku pada Orion tapi dia melarangku meninggalkan pekerjaanku karena dia telah menitipkan ku pada Evan untuk membantunya menjagaku.apapun konsekuensinya aku benar-benar ingin pergi ke Taiwan mengingat aku juga harus menghidupi diri sendiri dan sebisa mungkin aku membantu keluarga kami menuju kehidupan yg lebih baik .,walaupun sebelumnya aku telah berada mulut dulu dengn Orion,karena orion benar-benar tak menginginkan aku pergi ke luar manapun.tapi dengan sejuta alas an akhirnya Orion mengijinkanku dengan perjanjian ‘ TIDAK AKAN PERNAH ADA PERBEDAAN SAAT KAMI BERTEMU NANTI ’ itulah yang menjadi pedoman kami dari dulu.Ok,aku adalah aku.dan aku tidak boleh putus asa,karena Orion masih tetap menungguku menanti ku mengirimkan kabar padanya setengah tahun kemudian,saat aku sudah mendapatkan alat sebagai komunikasi ku denganya, langsung dalam hitungan detik.suara ponselku berbunyi setelah aku mengirimkan kabar padanya,,yachh inilah yang ku harapkan.Orion memanggilku dan sejuta harapan kembali lagi memenuhi impian ku.
 “yang bener?!!serius??”aku benar-benar tegang,seperti bermimpi saja rasanya mendengar kabar orion
 “iya..!suer! nanti pertengahan tahun gue libur.gue punya temen dari Taiwan dia janji mau bawa gue liburan kesitu dan pasti aku akan cari kamu” jawabnya
   Ahkk,,,inilah yang aku sebut anugerah,,aku benar-benar tidak menyangka sama sekali kalau pemberian kabarku ini akan menjadi awal kebahagiaanku selanjutnya..yach,,aku tinggal memastikan pada bossku yang lebih-lebih setelah aku mengutarakan niatku bertemu dengan Orion,walaupun hanya sehari saja tapi ini adalah anugerah terindah yang pernah ku miliki,,aku tak akan pernah melupakan hari ini,,yah,,,,hari ini dan tahun depan!! hihii..

jalan-jalan ke ALISHAN yuukkk... ^ ^


 
haii..(hiyakk..pede banget yak kayak ada yang nyapa ajah..) hahaa..dih lama banget deh rasanya nggak pajang-pajang moment momen  di blog  ini.rasanya udah kayak mau karatan saja(haha lebay dikit gapapa ya ^^).tapi emang bener loh sesuatu banget rasanya dah hampir setengah tahun hidup tanpa ngeblog (nahlo..mulai lagi kan bo'ongnya) ketahuan deehh...
hi hi..langsung aja yak kawan.aku pengen banget nulis nih(udah ngebet si padahal) tentang liburanku yang(aku harap si baru kemaren)pas tanggal 10 maret 2012 ini.
Aku sama temanku(cewe or cowo itu adalah rahasia ane)yang penting kita jalan aja manfaatin hari libur yang dua hari ini .dan tujuan kali ini adalah gunung ALISHAN .katanya sih itu adalah salah satu gunung tertinggi dan terindah di negara TAIWAN ini (itu menurut saya juga) hee..jadi berhubung saya juga nggak ngerti-ngrti amat(amat aja belum tentu ngerti) jadi biar lebih jelas bagaimana  tempat nya itu,makanya aku cuman bisa nulisin kisahku saja yakk...heee

   nahh..ini dia..karena saya tinggal di daerah TAIPEI  maka tiket ini saya beli dari terminal taipei dan langsung ke tujuannya ALISHAN .lagi nih..busnya juga ga sembarangan datang loh..ada jadwalnya sehari cuma  2kali jalan .yang jam 8an malam sama jam 9.45 malam.cuma itu!! bayangin aja gimana rasanya kalo kita telat dikit aja.terus,perlu di ingat juga nih!! di taiwan sini jangan pernah berharap sesuatu jadwal akan molor alias mulur-mulur waktunya.ohhh...enggak banget deh!! disini itu tepat banget bookk...jangan salah kira loh kalo nggak mau terlambat,justru kita yang harus berlomba-lomba untuk datang lebih awal dari jadwal pastinya(tanya kenapa) karena tradisi ngantri itu masih sangat di junjung tinggi di sini.siapa cepat dia yang lebih dulu dapat.nahh..iseng2 belajar mandiri kan..??
oiya waktu yang di tempuh dari TAIPEI ke ALISHAN ini dibutuhkan waktu 6jam 20 menit (woww..udah kayak jalur purwokerto-jakarta kan?) yah memang jauh banget kawan tempat wisata ini kalo ditempuh dari taipei..yah daripada bikin penasaran karena belum pernah kesana sama sekali ,makanya dibikin enak aja lagi..(ihh..76 banget..)
 



Nah setelah menempuh waktu perjalanan yang membosankan itu(bagiku doang sih,karena aku tuh nggak kuat banget kalo kelamaen di dalam bis,bisa2 kaki semuten mual-mual dan ga bisa jalan deehh karena kaku-kaku) lalu setelah sampainya kita mesti harus ngantri lagi deh di depan stasiun kereta unik di ALISHAN sana,karena berhubung waktu itu Rombongan bis kami tiba pada sekitar pukul 04.00 dini hari dan pagi-pagi banget,makanya aku juga turut  rela nunggu sampe jam 5 alias sejam saja.haha..karena pintu stasiun baru buka pada pukul 05.00 dini hari.kebetulan aku dan kawanku di tawarin tiket kereta unik itu sisa dari calo yang nggak kejual habis.harganya NTD.100.memang segitu harganya,jadi kami hanya tinggal menunggu gerbong keretanya di buka saja gag perlu ngantri beli tiket lagi (diihh..tengkiyu ya om calo) kita jadi bisa dapat antrian di depan deh^^


Setelah itu kami akan di bawa ke stasiun tujuan akhir kereta itu(ngag panjang si Rute sebenernya)cuma kira-kira 3KM'an.tapi nggak TOP banget deh kalo nggak ngerasain nikmatnya naik kereta tua yang katanya udah 100an tahun itu.cuman untuk apa coba..?? nah ini dia yang ternyata(bagi aku) agak sedikit ngebosenin.ternyata jauh jauh  dari kota taipei cuman mau ngeliat matahari terbit saja.padahal tiap pagi juga kita ketemu khan?yah,namanya juga alam,dimana-mana tetep ujung-ujungnya sama..(ga nyambung hahaa)kami pas tiba disana hanya butuh nunggu waktu beberapa menit saja sampai akhirnya acara ngeliat datangnya matahari terbit itu selesai,langsung saja kami berfoto-foto ria di sekeliling area itu,yang sudah nampak jelas banyak sekali terdapat bunga SAKURA yang sangat aku nanti-nantikan ini

Gambar di samping itu (pemandangannya yang di maksud,bukan AKU'nya loh)itu keadaan di sekitar stasiun kereta di sana (pas waktu siangnya tapi)karena waktu berangkatnya memang pagi-pagi banget gag tau jelas pemandangannya.ini juga kita nemu nya pas lagi jalan pulangnya,kami itu sebenernya jalan kaki karena ketinggalan kereta.karena nggak mungkin lah kita mau nunggu sampe jam 2 sore nanti.bisa-bisa karaaten akunya dong,tapi sebenernya juga enggak gitu-gitu aja sih,temanku itu(yang doyan jalan-jalan)emang gitu kesukaanya.MENDINGAN JALAN KAKI BIAR BISA LIHAT SEMUANYA SEMAU GUE nah itu baru menurutnya.Tapi ternyata memang bener loh di setiap sisi ruas yang kami lewati di sepanjang pegunungan itu memang bener-bener mengASYIK'kan banget (suerrr...gue nggak nyesell) walaupun kaki sempat keseleo karena jalanan yang menurun terus nggak ada sejajarnya hahaa
 Yeeee akhirnya...ini dia yang aku tunggu-tunggu..akhirnya aku bisa metik bunga sakura ^ ^ (seneng deh rasanya) lebay banget yaa..(biarin mumpung lagi wkwk)

 Tapi emang bener loh aku waktu itu seneng banget! nggak bisa di bayangin deh senengnya waktu itu.biar capek tapi nyatanya aku bisa tertawa selebarnya malahan.. ^^ sape puas malahann..nggak nyangka bangettt bisa seseneng ini

Kalo udah puas main-mainnya kita turun aja.aku aja jalan kaki sampai hampir 3KMan loh..tapi kayaknya malah nggak capek kawan.karena di setiap tepi jalan itu bakalan disuguhi pemandangan yang so beautiful .idah,unik dan menawan,ada pohon-pohon,bunga sakura dan keadaan sekitar yang menyenangkan banget..turun terus,,terus rueun sampe nemu terminal pusat di pegunungan sana.
nah ini dia ketemu bisnya,(woww..bisnya lebih gede ya ternyata dari aku ^^) hee...ini bis yang menuju ke kota yang namanya CHIAYI.tapi aku nggak naik ini bis.berhubung aku yang nggak tahu menahu tentang masalah jalur-jalur perjalanan,ya aku nurut aja sama sang mandor(temenku itu) dia yang nentuin semuanya.Dan ternyata pilihan dia itu jatuh pada mini bis yang  hanya dapat memuat 6~8 orang penumpang saja.(wah dalam batinku sampe bilang pasti bakalan mbosenin banget neh ) padahal aku khan pengen naik bis ini juga..lihat kan betapa aku sayang banget sama dia sampai-sampai aku mengelus-elus si hijau yang gagah ini
Tapi ternyata nggak kaya yang aku bayangkan!! lihatlah ternyata naik mini bus yang memuat 6 penumpang itu malah membawa kami berkeliling ke berbagai tempat-tempat unik dan menyeni yang sama sekali nggak pernah ada di dalam bayanganku ini.Gila banget!! malah bisa jadi gara-gara tour kecil-kecilan ini yang banyak membuat kanengan  indah di sana.tempat yang sangan keren,unik,dan lucu.biarin aku nggak tau namanya apa.aku nggak mudeng juga saat om supir itu bercerita panjang lebar selama di perjalanan.aku bahkan nggak tertarik untuk mendengarnya.aku hanya konsen melihat pemandangan di sekitarnya yang berkabut dan di penuhi tumbuhan teh dan bunga-bungaan.(sayang banget aku lupa nggak motret sendiri buat dokumentasi)

ini pas lagi di rumah taman.lihat kan betapa keren'nya aku waktu duduk di sana(hahaa...serrr) berkabut cuy...wuihh..nyenengin pol deh pokoknya..
kita dibawa ke rumah tua tapi indah banget.Gila!! aku aja hampir nggak bisa nebak gimana rasanya waktu itu.nggak nyangka banget deh pokoknya kalo ternyata liburan kali ini bisa bikin kenangan manis banget.mungkin juga suasana memang mempengaruhi juga.juga tergantung suasana hati juga sih..hahaaa
 so,bagi kalian-kalian yang mau berlibur juga di pegunungan tertinggi alias di ALISHAN sana.buruan deh mumpung musim mekarnya bunga SAKURA udah datang.jangan sampe nggak liat yaa...
 pengalaman disana bakal jadi pengalaman yang paling menarik dehh..
dan,sampai ketemu lagi di cerita ORIZA selanjutnya... ^^

Selasa, 06 Maret 2012

Adanya "DIA"

dia...
siapa dia..?
yang pasti dia masih manusia kan..?
aku juga kan..?
sama seperti dia..
manusia juga ..
tapi..
kenapa semua akan terasa berbeda saat aku bersamanya..?
dari awal yang serasa kaku dan selalu tertutupi..
saat aku berhadapan dengannya bahkan aku serasa ada di dalam lindungannya,,
apa ini..??
adilkan ini jika aku inginkan?
kenapa setiap manusia itu berbeda..?
wujud...?
rupa..?
dan daya tarik tersendiri..!!
heran yaa..
kadang nemuin segelintir manusia yang *bagi aku* menyebalkan
atau ngebosenin,
mungkin sama kayak aku..
tapi kenapa tidak dengan dengan orang itu..??
kenapa dia mesti selalu berbeda dengan orang-orang di sekelilingku yang aku kenal...??
kenapa..??!!!
kenapa mesti harus begini kejadiannya..
kejadian yang mewajibkan aku harus tetap mengikuti di mana gerak langkahnya..
tuhan...
maaf ya..

Jumat, 22 April 2011

st12 saat terakhir with lyric






     "SAAT TERAKHIR"
 YAP.!! mungkin lagu ini cocok banget kali yah,,buat ngungkapi rasa hatiku saat ini,,tapi tidak juga lah,,manusia hanya bisa menerima segala anugrah yang diberikan olehnya,,begitu pula aku...yahh,,inilah hidup sahabat,,yang jadi niat kadang memang nggak kelakon,tapi tetep dinikmati saja iah,,,gue pernah ngayal buat menyongsong masa depan dengan seseorang yang (gue anggap)yah pujaan hati gue,,tapi rasa2nya kok lama2 agak canggung,,bukanya canggung si sebanernya tapi rada nggak nyes lama2,,dan tibalah saatnya dia minta kenalan sama ortu gue pas waktu gue mudik,,saat telpon dia selalu minta gue buat ngomong sama emak sama bapak gue,,tapi gue  malu sebenernya,,malunya kan,,wah2 kerja2 masa dapetnya calon suami,,yah,,biarin waktu yang ngerti sendiri ajah,,dan ternyata keberatn ku itu di jadikan pedang buatnya untuk semena2 berbuat bebas di luar dugaan gue,,lama2 dia selingkuh,,selingkuh boookk,,,selingkuhh!!! SELINGKUHH!!! busyettt...tadinya gue nggak mikir sedikitpun untuk menebaknya,,tapi apa sih yang nggak mungkin,,,selingkuhanya itu juga malah gag tanggung-tanggung,,sobat gue,,yang udah gue percayai sepenuh hati gue wad menjaga apa yg aku curhatis semuanya sama gue,,tapi ternyata,,wah2,,hebat banget ,,kaya nggak punya perasaan dia bahkan ngelumat habis itu (mantan cowok'q) dan gue hanya bisa geleng2 kepala melihatnya..tega-teganya yaahh,,,mending kalo nunggu dulu aku putus ato ngusahain aku putus,,,tapi sobatku malah seperti istri simpanan'nya bokk....aku tahu ajah waktu dia ngakuin bahwa didalam perutnya sudah ada benih baru hasil dari istri simpanan itu,,yaaahhh,,,sudah pasti lah,,,aku yg tadinya canggung2 mengamati sifat dalam dia,,malah seperti itu,,gag tanggung lagi saat itu juga gue minta buad gag usah ngurusin gue lagi....sebenernya gue sedih,,,kenapa sedih,,,??
1.gue nggak tahu sama sekali perbuatan mereka di balik hubunganku looohh,,ibarat gue orang bego,,tapi bego2 gue,,ngapain tu sobat gue mau ajah di jadiin ibarat kaya alat pemuas saat gue nggak ada,,dan saat gue ada,(mantan cowok'q)itu gag pernah menyentuh sedikitpun sama sobat gue pas kalo kita lagi liburan bareng,,karena gue paling gag suka kalo liburan cuma ber-2 pasti banyak setan yg ngikutin,,,
2.sahabat gue sungguh tega banget ngelukain perasaan gue,,padahal sekuat hati,sesakit saat hatiku luka,,gue nggak pernah ngelupain dia,,ku selalu ngajakin dia ketawa2..tapi,,huuughh,,tega banget yaa,,mending kalo dia ngusahain gue pisah,,wong ada masalah ajah dia ngomongin gue cepet pulang terus ,gag tanggung tanggung nyampe marahin gue yang katanya gue egois suruh baik2an lagii,,uughh,,yang penting  gue sebel deeh,,kalo punya temen kaya gitu,,udah lagi minta tanggung jawab ngomongnya sama gue nggak pernah minta apa-apa dari (mantan cowo'q) jiant,,,,,

Kamis, 21 April 2011

nggak tau judulnya apa,ini hanyalah ungkapan hatiku pada seseorang di negri formosa ini,

mengenalmu aku begitu tak paham,,,
meski jalanku begitu rumuit,
meski seulas jalan kulalui dengan ketidak pastian,
meski harap tak persis dapat selalu ada..
  tapi aku begitu bahagia bisa dapat menemui dirimu kembali dalam kegelapan ini,,
 meski aku telah membohongimu,,
 kau masih mampu ada di setiap waktuku,,
menemani kesendirianku saat ini,,
kemaren,,kau begitu antusias menyambutku,
menyambut kedatanganku di acara itu,,aku begitu tak paham adari awalnya
yahh,,bahasa itu selalu menjadi halanganku untuk mengenal dirimu lebih dekat,
apalagi perbedaaan di setiap hal yang aku lalui,,
  mungkin bagiku itu wajar,tapi terkadang tidak untuk dirimu,,begitu pula aku,rasanya aku tak pantas jika aku pergi bersamamu,,
kadang aku mungkin memalukan atau apalah yang dapat membuatmu kadang bergeming,,tapi tak apalah,,pada akhirnya jugakau dapat tersenyum kembali juga,,
aku bingung,,,kadang aku rindu,,tapi bagaimana harus kukatakan padamu di saat aku membutuhkanmu,,
seperti apa rasa sayangmu terhadapkupun aku masih belum dapat memprediksikanya,,
aku hanya bisa mengenal dari cara kelakuanmu,kesopananmu dan penghormatanmu padaku saja,,,
 jarang sekali aku mendengar kata sayang ataupun kangen dari bibirmu,,yang sesungguhnya aku mengharapkanya,,
gag munafik lah kalo aku kadang selalu berharap itu akan kau ucapkan,,
apakah itu gaya2 orang sini atau memang kau malu atau  kau bingung mengatakanya padaku,,atauu,,,kau memang tak pernah atau bahkan kau tak suka atau sungkan untuk mengatakanya,,
kau selalu bicara padaku seperlunya saja,apalagi kalau dalam telpon,kau salalu bertanya,,,
1.sudah makan belum?
2.hari ini lagi ngapain
3.mau pergi kemana nanti
4.hati-hati dalam perjalanan
  itu saja gag lebih,,yah,,paling2 di akhir minggu,,kalau ketemu
1. ada waktu luang nggak,,
2. malam ini mau makan sama siapa? saya temenin baik nggak?
 paling-paling cuman itu,,terus waktu ngedet'nya..
1. kalo udah ketemu baru ketawa-ketawa,,itu baru seneng,,
2. jadi  malah kaya guru dianya,, apa-apa di ajarin ngomongnya
3 belajar juga iya,,
4 jadi ngerti adat dan budayanya dia,,
 
  hu'ughh,,,susahnya kalo jalan dan ketemu sama orang beda negara,,udah bahasanya kadang nggag nyambung,,,mungkin bagi dia lucuu,,,tapi bagi gue,,??? yahhhhh,,,,,,enak nggak enak, yg penting dapat memandang dan menyentuhnya saja aku dapat merasa bahagya,,apalagi saat dia ada dalam genggaman jemari kita,,, musim dingin pun serasa panas,,,
  
hanya satu yang bisa aku rasakan,,apapun yang saya lakukan aku selalu memberitahukan padanya,,dan entah apapun waktunya aku dia selalu mengatan padaku apa yang sedang dia lakuin saat itu juga,,paahal gag pernah terlintas dalam benak untuk mempertanyakanya,,
yah,,semua karna dilandasi rasa gag enak,,tapi apa yang kau bilang,, aku selalu menjawab " hao te pheng you "
  itu saja... " chuse ingwei wo siang ni aaa...cente" 
  dan saat itu juga  " xie-xie " hanya itu saja dan aku hanya bisa tertunduk dan kau sudah seperti raksasa di hadapanku saat ku pandang..dan kau berjongkok untuk mensejajarkan muka ku lalu kau merubah raut wajahmu,mengerutkan alis matamu dan memuncu'kan bibirmu di hadapanku..membuat tawaku tak bisa di hentikan ,,,dasar kau ini,,lucu sekali saat kau ada di hadapanku,,,

   yap....semua tercipta karena sudah dari kebiasaanku bersamamu...tapi kadang aku merasa aku telah membohongimu terlalu banyakk itu hanya semata2 dulu aku hanya bersahabat denganmu saja,,dan dulu stetusku masih dalam genggaman orang lain,,dan semua dia membaca entah via  dumay ato lewat temen-temen,,,tapi sekarang aku sudah bebas tanpa dia aku sangat bahagia karena pada akhirnya dia yg dulu pernah menggenggamku telah pergi da sekarang aku dapat bebas mengepakkan sayap-sayap kebahagiaanku denganmu tanpa ada hambatan lagi,,,,